Breaking News

Home / PEMPROV LAMPUNG

Wednesday, 11 February 2026 - 20:23 WIB

Perkuat Program Swasembada Pangan Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Jajaki Kolaborasi dengan PT. Sang Hyang Seri untuk Kembangkan Perbenihan Padi, Jagung dan Kedelai

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menjajaki kolaborasi strategis dengan PT. Sang Hyang Seri (SHS) dalam rangka penguatan ketahanan pangan berkelanjutan sekaligus mendukung agenda swasembada pangan nasional.

Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengembangan perbenihan padi, jagung, dan kedelai yang selaras dengan Pembangunan Pertanian Lampung serta Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dibidang Swasembada Pangan.

Hal tersebut terungkap dalam rapat strategis penguatan ketahanan pangan berkelanjutan antara Pemprov Lampung dan PT. Sang Hyang Seri yang dipimpin langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (10/2/2026).

Direktur Utama PT. Sang Hyang Seri Adhi Cahyono Nugroho menyampaikan bahwa SHS saat ini telah melakukan transformasi menyeluruh dengan fokus utama pada perbenihan.

SHS memiliki kekuatan infrastruktur berupa 42 pabrik benih di seluruh Indonesia serta pusat perbenihan nasional seluas 3.200 hektare di Sukamandi, Subang.

“Kami berkomitmen fokus penuh di perbenihan. SHS sudah meninggalkan bisnis lain seperti beras dan pupuk. Lampung kami pandang sangat strategis dan berpotensi menjadi basis produksi perbenihan SHS ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, SHS juga mendorong penguatan petani penangkar melalui skema offtake dengan pembayaran maksimal satu hari setelah panen, serta harga yang lebih tinggi dibanding harga pasar, yakni tambahan Rp300 hingga Rp500 per kilogram.

“Skema ini terbukti meningkatkan minat petani penangkar dan menjamin kesejahteraan mereka. Kami berharap skema serupa dapat diterapkan di Lampung,” terangnya.

Selain padi, Adi menjelaskan bahwa SHS juga siap mengembangkan benih jagung dengan target produktivitas hingga 10 ton per hektare, serta benih kedelai melalui kerja sama dengan pemulia dan lembaga riset.

SHS juga membuka peluang pemanfaatan aset idle milik perusahaan di Nambahrejo, Lampung Tengah, berupa fasilitas R&D dan mesin perbenihan yang dapat dikolaborasikan dengan BUMD.

Baca Juga:  Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Perkenalkan Anak Harimau Sumatera Bernama Puspa dan Muli Sikop di Taman Satwa Lembah Hijau, Minimnya Populasi Membuat Konservasi Satwa Liar Kian Mendesak

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik komitmen PT. Sang Hyang Seri dan menegaskan kesiapan Pemprov Lampung untuk mendukung investasi serta pengembangan penangkaran dan pabrik benih di daerah.

“Lampung menargetkan penguatan sebagai lumbung pangan nasional. Salah satu kelemahan kita selama ini adalah ketersediaan benih. Jika SHS berinvestasi dan mengembangkan penangkaran serta pabrik di Lampung, tentu ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan produktivitas petani,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga mendorong agar pengembangan perbenihan dilakukan di lokasi-lokasi strategis seperti IP3 Trimurjo, Pringsewu, Tanggamus, dan wilayah lain yang memiliki potensi produktivitas tinggi.

Ia berharap rapat ini menjadi langkah awal perumusan skema kerja sama yang lebih teknis dan terintegrasi, guna memperkuat ekosistem perbenihan di Provinsi Lampung sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan menyampaikan bahwa kehadiran PT. Sang Hyang Seri di Lampung dinilai sangat tepat, khususnya dalam mendukung kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.

“SHS hadir di saat yang tepat, sejalan dengan Asta Cita Presiden dan visi misi Gubernur Lampung. Refocusing SHS pada perbenihan sangat cocok dengan karakter Lampung sebagai provinsi agraris, di mana sekitar 28 persen struktur ekonominya ditopang sektor pertanian,” ujarnya.

Ia menegaskan, Lampung memiliki karakter unggulan yakni padi, jagung, kedelai, dan singkong.

Ia mengungkapkan pada komoditas padi, Lampung tercatat mengalami surplus produksi pada 2025 dengan capaian sekitar 3,5 juta ton gabah kering giling.

Sementara pada komoditas jagung, Lampung berkontribusi sekitar 8 persen terhadap produksi nasional dan menempati peringkat lima besar nasional.

“Ke depan, kita ingin meningkatkan kembali produksi dan produktivitas, baik padi maupun jagung. Dukungan SHS di bidang perbenihan diharapkan mampu memperkuat basis produksi pertanian Lampung,” tambahnya.(*)

Loading

Share :

Baca Juga

PEMPROV LAMPUNG

Pemprov Lampung Dukung Penuh Lampung Jadi Tuan Rumah Pertemuan Ilmiah Nasional Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia Tahun 2027

PEMPROV LAMPUNG

Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Gandeng Perki Lampung Gelar Skrining Jantung Bawaan untuk Anak

PEMPROV LAMPUNG

Ketua TP PKK Ibu Purnama Wulansari Mirza Hadiri Tabligh Akbar Spesial “Perjalanan Menuju Hidayah” di Al-Kautsar, Diisi Tausyah Koh Dondy Tan dan Ustadzah Nevy Amaliyah Nanlony

PEMPROV LAMPUNG

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Pemprov Terus Perkuat Pasokan dan Distribusi Pangan

PEMPROV LAMPUNG

Raih Penghargaan Opini Kualitas Tertinggi dari Ombudsman Republik Indonesia, Wagub Jihan Nurlela Tegaskan Komitmen Pemprov Lampung untuk Hadirkan Pelayanan Publik yang Benar-benar Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat

PEMPROV LAMPUNG

Wagub Jihan Nurlela Hadiri Mahasabha XIV KMHDI di Lampung Timur, Dorong Peran Mahasiswa Hindu dalam Pembangunan Bangsa

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Mirza dan Wagub Jihan Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI Secara Virtual

PEMPROV LAMPUNG

Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kampus