Breaking News

Home / PEMPROV LAMPUNG

Tuesday, 10 March 2026 - 20:26 WIB

Pemprov Lampung Buka Peluang Kerja Sama Investasi Hijau untuk Perdagangan Karbon

LAMPUNG TIMUR – Pemerintah Provinsi Lampung membuka peluang kerja sama investasi hijau dengan perusahaan global Amazon, khususnya perdagangan karbon.

Peluang investasi tersebut terungkap dalam kunjungan lapangan terkait peluang investasi hijau sektor kehutanan di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Selasa (10/2/2026).

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik ketertarikan investor global terhadap potensi karbon di daerah.

Menurutnya, Lampung memiliki sumber daya alam yang besar dan relevan dengan agenda global penurunan emisi.

“Lampung memiliki kawasan hutan dan perhutanan sosial yang potensial untuk dikembangkan sebagai bagian dari perdagangan karbon. Ini menjadi peluang strategis, tidak hanya untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan,” ujar Jihan.

Ia menegaskan, Pemprov Lampung berkomitmen mendukung investasi hijau yang berkelanjutan dan sejalan dengan prinsip pelestarian lingkungan.

“Kami ingin investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun ekonomi daerah. Karena itu, pendekatannya harus kolaboratif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Yanyan Ruchyansyah menjelaskan bahwa calon investor yang hadir merupakan pihak yang berminat melakukan perdagangan karbon dengan Indonesia, termasuk melalui Provinsi Lampung.

“Mereka berencana melakukan carbon trading dengan Indonesia, dan Lampung menjadi salah satu lokasi yang diharapkan dapat melakukan transaksi tersebut,” ujar Yanyan.

Baca Juga:  Sekdaprov Marindo Kurniawan Didampingi Inspektur Bayana serta Jajaran OPD Simak Paparan Itjen Kemendagri terkait Hasil Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Ia menyebutkan, Lampung memiliki potensi besar terutama pada skema perhutanan sosial. Kondisi ini memungkinkan penanaman dan pertumbuhan pohon yang berfungsi sebagai penyerap karbon atau carbon sink.

“Kami memperkenalkan kondisi Lampung, baik di kawasan Taman Nasional Way Kambas maupun perhutanan sosial di Pesawaran. Tujuannya agar investor mendapat gambaran langsung mengenai potensi karbon yang dimiliki Provinsi Lampung,” jelasnya.

Yanyan menambahkan, proses menuju terjadinya transaksi karbon masih membutuhkan tahapan yang cukup panjang. Namun, kunjungan ini menjadi langkah awal yang penting untuk memperkenalkan Lampung di tingkat nasional dan internasional.

“Setidaknya ini menjadi satu langkah awal untuk membuka jalan dan menunjukkan bahwa Lampung memiliki potensi karbon yang menjanjikan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini difasilitasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Kehutanan. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat pengembangan ekosistem perdagangan karbon di daerah.

Provinsi Lampung sendiri telah ditetapkan sebagai lokasi proyek percontohan nasional pengembangan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) Perhutanan Sosial. Penetapan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara OJK dan Kemenhut.

Melalui penunjukan tersebut, pemerintah pusat menilai Lampung layak menjadi motor penggerak kontribusi Indonesia terhadap komitmen Paris Agreement, khususnya dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca.(*)

Loading

Share :

Baca Juga

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Mirza Tinjau Pasar Murah di Bandar Negeri Suoh, Warga Antusias Berburu Bahan Pokok

PEMPROV LAMPUNG

Diseminasi BULD DPD RI Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa

PEMPROV LAMPUNG

Josi Harnos Dilantik Jadi Ketua IDI Lampung Periode 2025–2028, Wagub Jihan Nurlela Ajak Perkuat Peran sebagai Mitra Pemerintah Provinsi Lampung

PEMPROV LAMPUNG

Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kampus

PEMPROV LAMPUNG

Wagub Jihan Nurlela Hadiri Mahasabha XIV KMHDI di Lampung Timur, Dorong Peran Mahasiswa Hindu dalam Pembangunan Bangsa

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Mirza Resmikan Nama Rumah Sakit Alamsjah Ratu Perwiranegara. Dorong peningkatan kualitas mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong Produksi Mocaf sebagai Penggerak Ekonomi Inklusif di Kabupaten Pringsewu, Hilirisasi Singkong Dinilai Mampu Memperkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Tegaskan Dukungan Pemprov Lampung terhadap Langkah Pemerintah Pusat dalam Meningkatkan Ketepatan Sasaran Penyaluran Program Perlindungan Sosial