Breaking News

Home / PEMPROV LAMPUNG

Thursday, 4 June 2026 - 13:04 WIB

Dari Bangun Jalan Hingga Jaga Jalan: Strategi Gubernur Mirza Wujudkan Jalan Provinsi Mantap 98% di Lampung Tengah

Lampung Tengah — Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kembali ditegaskan, tidak hanya dalam membangun jalan, tetapi juga dalam upaya menjaga keberlanjutannya.
Hal ini terlihat dalam kunjungan kerja intensif Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal ke Kabupaten Lampung Tengah untuk meninjau langsung progres percepatan pembangunan jalan provinsi, Jumat (3/4/2026). Dengan pendekatan yang tegas dalam pengawasan, Gubernur Mirza memastikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai standar kualitas tinggi.
Langkah nyata ini dilakukan dengan peninjauan proses pengerjaan pembangunan ruas jalan Kalirejo–Bangun Rejo di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, sebagai bagian dari upaya membangun konektivitas sekaligus membangun pertumbuhan ekonomi warga.
Secara strategis, ruas ini menghubungkan sejumlah jalur penting lainnya, seperti Kalirejo–Padang Ratu, Bangun Rejo–Wates, hingga Kalirejo–Pringsewu.
Tak hanya itu, pemerintah provinsi juga tengah mempercepat pembangunan di ruas lain, termasuk penanganan ruas Padang Ratu–Kalirejo dan Padang Ratu–Pekurun Udik. Upaya ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak dilakukan secara parsial, melainkan terintegrasi untuk membangun konektivitas antarwilayah.
Berdasarkan data teknis kegiatan tahun 2026, spesifikasi tiga ruas jalan tersebut yaitu:
* Ruas Kalirejo – Bangunrejo: Penanganan sepanjang 5,53 KM dengan perkerasan beton (rigid pavement) senilai Rp 57,75 miliar.
* Ruas Padang Ratu – Pekurun Udik: Penanganan sepanjang 3,5 KM dengan jenis pekerjaan rigid beton senilai Rp 38,39 miliar.
* Ruas Padang Ratu – Kalirejo: Penanganan sepanjang 6,5 KM dengan jenis pekerjaan rigid beton senilai Rp 66,69 miliar.
Ketiga ruas tersebut dikenal sebagai jalur vital dengan kepadatan aktivitas masyarakat yang tinggi, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, hingga mobilitas pelajar setiap hari.
Tingginya aktivitas tersebut berbanding lurus dengan kepadatan lalu lintas. Berdasarkan analisis LHR (Lalu Lintas Harian Rata-rata), jalur ini dilalui berbagai jenis kendaraan, termasuk truk bermuatan berat, yang selama ini menjadi salah satu faktor utama percepatan kerusakan jalan.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga meninjau langsung detail teknis pengerjaan di lapangan, mulai dari konstruksi jalan, sistem drainase, hingga kesiapan alat berat, serta memastikan perhitungan LHR menjadi dasar dalam menentukan spesifikasi pembangunan.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa pembangunan jalan tahun 2026 dilakukan lebih cepat untuk menjawab harapan masyarakat.
“Tahun 2026 ini kita mulai lebih cepat, di bulan April ini kita sudah lakukan. Ini adalah harapan seluruh masyarakat Lampung selama ini,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan ini menargetkan peningkatan signifikan kemantapan jalan.
“Pada tahun 2025, angka kemantapan jalan berada di level 75%. Melalui percepatan di tahun 2026, kita bangun hampir 200 kilometer jalan untuk mencapai 86% jalan mantap,” jelasnya.
Khusus Lampung Tengah, targetnya lebih tinggi.
“Hari ini kemantapan jalan di Lampung Tengah sudah 89%. Kita targetkan akhir 2026 mencapai 98%,” tambahnya.
Namun, Gubernur Mirza menekankan bahwa membangun saja tidak cukup. Ia menekankan pentingnya “Jaga Jalan”, yaitu upaya bersama untuk memastikan jalan yang telah dibangun tetap awet dan bermanfaat dalam jangka panjang.
Ia juga menekankan tiga faktor utama penyebab kerusakan jalan yaitu drainase yang buruk, beban kendaraan berlebih (overload), dan rendahnya kualitas konstruksi.
“Ada tiga hal utama yang harus kita pahami bersama, yaitu kualitas jalan, kondisi drainase, dan beban kendaraan. Kalau tiga ini tidak dijaga, jalan akan cepat rusak,” tegasnya.
Ia mengingatkan para pelaksana proyek agar menjaga kualitas konstruksi sebagai fondasi utama. Di sisi lain, pemerintah dan masyarakat juga diminta menjaga fungsi drainase agar air tidak merusak struktur jalan, serta meningkatkan kesadaran terhadap bahaya kendaraan overloading.
“Jalan ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai baru dibangun, cepat rusak lagi,” ujarnya.
Gubernur Mirza juga menginstruksikan agar seluruh material konstruksi seperti semen dan batu wajib melalui uji laboratorium untuk memastikan kualitas sesuai standar.
Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar membangun infrastruktur, melainkan bagian dari upaya besar membangun perekonomian, membangun mobilitas sosial masyarakat, dan membangun peradaban yang lebih maju.
“Mari kita bangun sekaligus kita jaga. Karena jalan yang baik akan membuka akses ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya perawatan jalan secara berkala, termasuk menjaga kebersihan saluran air dan sistem drainase sebagai bagian dari upaya “jaga jalan” yang berkelanjutan.
“Kalau kita bangun dengan baik dan kita jaga bersama, manfaatnya akan dirasakan jauh lebih lama oleh masyarakat,” tutupnya. (*)

Loading

Baca Juga:  Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Gandeng Perki Lampung Gelar Skrining Jantung Bawaan untuk Anak

Share :

Baca Juga

PEMPROV LAMPUNG

Wagub Jihan Nurlela Dilantik Jadi Ketua Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung Periode 2025-2030

PEMPROV LAMPUNG

Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Pemprov Lampung bersama Pemkot Bandarlampung Gelar Gerakan Bersih-Bersih Serentak di Pulau Pasaran

PEMPROV LAMPUNG

Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Gandeng Perki Lampung Gelar Skrining Jantung Bawaan untuk Anak

PEMPROV LAMPUNG

Perkuat Program Swasembada Pangan Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Jajaki Kolaborasi dengan PT. Sang Hyang Seri untuk Kembangkan Perbenihan Padi, Jagung dan Kedelai

PEMPROV LAMPUNG

Sekdaprov Marindo Kurniawan Lepas Kontingen PWI Lampung Hadiri HPN 2026 di Banten

PEMPROV LAMPUNG

Warga Bangunrejo Ucapkan Syukur di Bawah Kepemimpinan Gubernur Mirza, Jalan yang Bertahun Tahun Rusak Jadi Mulus

PEMPROV LAMPUNG

Halal Bihalal IKA Smanda: Pemprov Lampung Dorong Penguatan Program Kolaboratif yang Mendukung Peningkatan Kualitas Pendidikan

PEMPROV LAMPUNG

Diseminasi BULD DPD RI Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa