Breaking News

Home / PEMPROV LAMPUNG

Thursday, 16 April 2026 - 13:27 WIB

Perkuat Akses Menuju Destinasi Wisata Unggulan, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Wagub Jihan Nurlela Tinjau Rencana Pelebaran Ruas Jalan R.E. Martadinata Bandar Lampung hingga Lempasing–Padang Cermin

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau rencana pelebaran ruas Jalan R.E. Martadinata Bandar Lampung hingga Lempasing–Padang Cermin, Rabu (15/4/2026).
Peninjauan tersebut terkait upaya memperkuat konektivitas jalan menuju kawasan wisata unggulan melalui pembangunan infrastruktur strategis.
Pelebaran jalan dengan total panjang 5,888 kilometer yang terbagi di Kota Bandar Lampung (3,368 km) dan Kabupaten Pesawaran (2,520 km) ini menjadi bagian penting dalam upaya membuka serta memperlancar akses menuju kawasan pesisir yang memiliki beragam destinasi wisata pantai dan selama ini menjadi daya tarik utama pariwisata Lampung.
Selama ini, keterbatasan kapasitas jalan menjadi salah satu kendala utama akses menuju kawasan wisata. Pada akhir pekan maupun musim liburan, ruas jalan ini kerap dipadati kendaraan hingga menyebabkan kemacetan panjang, bahkan memakan waktu berjam-jam. Kondisi tersebut tidak hanya mengurangi kenyamanan wisatawan, tetapi juga berdampak pada mobilitas masyarakat serta distribusi ekonomi di wilayah sekitar.
Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp96,3 miliar untuk pelebaran kedua ruas jalan tersebut. Melalui proyek ini, kapasitas jalan akan ditingkatkan sesuai standar jalan provinsi dengan lebar ruang milik jalan (ROW) mencapai 14 meter. Selain itu, jalan akan dibangun menggunakan konstruksi rigid pavement serta dilengkapi drainase, bahu jalan, dan perlengkapan keselamatan guna menunjang kelancaran serta keamanan lalu lintas.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi telah melaksanakan tahapan sosialisasi dan konsultasi publik untuk memastikan proses pembangunan berjalan transparan serta melibatkan masyarakat secara aktif, khususnya bagi warga yang terdampak pembebasan lahan yang mencakup sekitar 110 bidang tanah dengan luas kurang lebih 3,3 hektare.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pembangunan jalan ini bukan sekadar peningkatan infrastruktur, melainkan bagian dari strategi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata.
“Sektor pariwisata di wilayah Bandar Lampung, Pesawaran, dan Lampung Selatan memiliki potensi yang besar. Namun selama ini belum sepenuhnya didukung oleh infrastruktur yang memadai. Karena itu, kita hadir untuk memperkuat akses agar sektor ini dapat berkembang lebih optimal,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tingginya volume kendaraan yang melintas sebagai indikator pentingnya peningkatan kapasitas jalan.
“Dengan lebar jalan sebelumnya sekitar 5 meter, tetapi dilalui sekitar 7.500 kendaraan saat akhir pekan, ruas ini menjadi salah satu titik terpadat di Provinsi Lampung. Karena itu, kita tingkatkan menjadi 14 meter agar akses menuju kawasan wisata lebih lancar,” jelasnya.
Gubernur menambahkan bahwa proses pembebasan lahan saat ini hampir rampung, didukung oleh pemahaman serta partisipasi masyarakat yang menyadari pentingnya pembangunan tersebut bagi kepentingan bersama.
Di sisi lain, masyarakat sekitar juga menyambut positif rencana pelebaran jalan ini. Mereka berharap pembangunan dapat segera terealisasi dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi serta meminimalkan dampak terhadap aktivitas sehari-hari.
Ke depan, penguatan akses ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan konektivitas yang semakin baik, kawasan pesisir Lampung berpotensi berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus membuka peluang usaha serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dengan potensi daerah, sehingga mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. (*)

Loading

Baca Juga:  Dukung Pemerataan Akses dan Mutu Pendidikan di Provinsi Lampung, Wagub Jihan Tinjau Revitalisasi SMA Islam Plus Hidayatut Thullab

Share :

Baca Juga

PEMPROV LAMPUNG

Budhi Darmawan Dilantik sebagai Kadis ESDM dan dan Febrizal Levi Jadi Kadis PSDA Provinsi Lampung

PEMPROV LAMPUNG

Hasil Pertemuan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel: Ketersediaan BBM dan LPG di Lampung Aman dan Mencukupi Kebutuhan Masyarakat

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Kembangkan Strategi Besar Ekonomi Berbasis Pariwisata, Waktu Tempuh ke Lokasi Wisata Unggulan Makin Singkat: Bandar Lampung–Kiluan–Gigi Hiu: Dulu 4 Jam, Kini 2,5 Jam

PEMPROV LAMPUNG

Kunjungi Calon Siswi Sekolah Rakyat di Lampung Timur, Wagub Jihan Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

PEMPROV LAMPUNG

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Pemprov Terus Perkuat Pasokan dan Distribusi Pangan

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Tegaskan Dukungan Pemprov Lampung terhadap Langkah Pemerintah Pusat dalam Meningkatkan Ketepatan Sasaran Penyaluran Program Perlindungan Sosial

PEMPROV LAMPUNG

Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rapat Evaluasi Program Prioritas Desaku Maju demi Memperkuat Kualitas dan Efektivitas Penyelenggaraan di Tahun 2026

PEMPROV LAMPUNG

Pemprov Lampung bersama DPP Lampung Sai dan MPAL Gelar Tradisi Blangikhan: Satukan Adat dalam Rangka Sambut Ramadan 1447 Hijriah