Breaking News

Home / PEMPROV LAMPUNG

Friday, 10 July 2026 - 19:43 WIB

Gubernur Mirza Serap Aspirasi Petani Sukau Lampung Barat, Siapkan Dukungan PHC hingga Peralatan Pascapanen

LAMPUNG BARAT —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengunjungi UPTD Balai Benih Kebun Induk (BBKI) Hanakau, Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, di Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Kamis (9/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur berdialog langsung dengan kelompok tani sekaligus menyerap berbagai aspirasi terkait kebutuhan pengembangan sektor pertanian dan perkebunan.

BBKI Hanakau merupakan pusat inovasi dan pengembangan komoditas kopi seluas 10 hektare. Kawasan ini terdiri atas kebun entres, kebun koleksi, dan kebun produksi yang dipersiapkan sebagai pusat pengembangan benih kopi unggul di Provinsi Lampung.

Selain menjadi sumber benih, khususnya entres kopi, BBKI Hanakau juga diarahkan sebagai percontohan budidaya kopi untuk meningkatkan produktivitas, pusat koleksi varietas kopi unggul, penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus etalase dan tempat pembelajaran bagi petani kopi.

Dalam dialog bersama petani, berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari kebutuhan sarana produksi, dukungan pascapanen, hingga akses pemasaran hasil pertanian.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus memperkuat sektor pertanian, baik pada tahapan budidaya maupun pascapanen.

“Kami ingin memastikan petani mendapatkan dukungan yang utuh, mulai dari peningkatan produktivitas di lahan hingga penanganan hasil panen. Pemerintah hadir agar nilai tambah yang diterima petani semakin besar dan kesejahteraan terus meningkat,” ujar Mirza.

Ia menjelaskan, salah satu program yang tengah dijalankan Pemprov Lampung adalah pemberian Pupuk Hayati Cair (PHC) secara gratis kepada petani.

Menurut Mirza, penggunaan PHC mampu meningkatkan produktivitas berbagai komoditas pertanian, mulai dari tanaman hortikultura seperti sayuran hingga tanaman perkebunan seperti kopi, dengan potensi peningkatan hasil produksi mencapai 13 hingga 30 persen.

Baca Juga:  Wagub Jihan Nurlela Hadiri Mahasabha XIV KMHDI di Lampung Timur, Dorong Peran Mahasiswa Hindu dalam Pembangunan Bangsa

“Program PHC ini kami berikan gratis kepada petani. Harapannya, produktivitas pertanian meningkat, dan hasil panen petani menjadi lebih baik. Kami ingin manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh petani di Lampung,” katanya.

Ia menambahkan, UPTD BBKI Hanakau telah menggunakan PHC dan ke depan akan dipersiapkan sebagai salah satu lokasi produksi pupuk hayati cair tersebut. Dengan demikian, distribusi PHC diharapkan dapat menjangkau lebih banyak petani di seluruh wilayah Lampung.

Selain dukungan pada aspek budidaya, Pemerintah Provinsi Lampung juga mengupayakan bantuan sarana pascapanen. Bantuan mesin dryer ditargetkan dapat direalisasikan pada akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027. Sementara itu, bantuan mesin pulper dan mesin penggiling kopi diusulkan untuk direalisasikan pada tahun depan.

Di sektor hortikultura, Pemprov Lampung turut mendukung pembangunan tempat penyortiran hasil panen sayuran yang akan terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih.

Mirza mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi petani lokal, termasuk memasok kebutuhan jaringan koperasi di seluruh Provinsi Lampung.

“Selama ini masih banyak hasil sayuran petani yang belum bisa menembus pasar modern. Melalui fasilitas penyortiran dan Koperasi Desa Merah Putih, kami ingin hasil panen petani memiliki akses pasar yang lebih luas. Ke depan, produk sayuran dari petani Lampung dapat dipasarkan melalui jaringan koperasi di seluruh provinsi,” ujarnya.

Menurut Mirza, Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya menjadi tempat masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga menjadi saluran pemasaran yang memberikan ruang lebih besar bagi hasil produksi petani lokal.(***)

Loading

Share :

Baca Juga

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Idul Adha 1447 Hijriah sebagai Sarana Memperkuat Keimanan, Keikhlasan dan Mempererat Solidaritas Sosial dalam Kehidupan Sehari-Hari

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Kebakaran di Braja Harjosari Terkendali, Tim Gabungan Cegah Api Masuk TN Way Kambas

PEMPROV LAMPUNG

Tinjau Langsung Rumah Penyintas TBC di Tulang Bawang, Wagub Jihan Nurlela Berharap Renovasi melalui Program Bantuan BSPS dapat Mewujudkan Hunian yang Layak dan Sehat

PEMPROV LAMPUNG

Pemprov Lampung Perkuat Kerja Sama Lampung–Malaysia di Sektor Pariwisata, Energi dan Investasi

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Pimpin Pertemuan Tingkat Tinggi Tim Pengendalian Inflasi Daerah dalam Rangka Menjaga Stabilitas Harga Menjelang Ramadhan dan Idulfitri 1447 H

PEMPROV LAMPUNG

Tegaskan Komitmennya dalam mengangkat Wastra-Budaya Lampung ke Panggung Nasional. Ketua Dekranasda Lampung : Jadikan Warisan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif Berbasis Inovasi Modern

PEMPROV LAMPUNG

Budhi Darmawan Dilantik sebagai Kadis ESDM dan dan Febrizal Levi Jadi Kadis PSDA Provinsi Lampung

PEMPROV LAMPUNG

PSEL Lampung Raya Dikebut, Groundbreaking Desember 2026. Pemprov Lampung, Danantara, dan Kemenko Pangan mempercepat pembangunan PSEL yang ditargetkan beroperasi penuh pada triwulan IV 2028