Breaking News

Home / PEMPROV LAMPUNG

Saturday, 11 April 2026 - 13:18 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong Kabupaten/Kota Siap Siaga Hadapi El Nino Godzilla yang Berdampak terhadap Produksi Pangan dan Perekonomian Daerah

BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong seluruh kabupaten/kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi fenomena El Nino Godzilla yang berdampak besar terhadap produksi pangan dan perekonomian daerah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza dalam Rapat Koordinasi Mitigasi El Nino di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (10/4/2026).
Ia menegaskan bahwa Provinsi Lampung harus bersiap menghadapi fenomena yang diprediksi terjadi mulai Mei hingga September 2026.
Menurutnya, dampak El Nino akan sangat luas, terutama pada sektor pertanian, perkebunan, dan hortikultura yang berpotensi mengalami gagal panen dan gangguan produksi.
“Fenomena El Nino ini akan sangat mempengaruhi produksi pangan kita. Karena itu, kita harus kompak, bersinergi, dan berkolaborasi dalam melakukan langkah mitigasi sejak dini,” ujar Mirza.
Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Pemprov Lampung terus berkoordinasi dengan BMKG dan BBWS untuk memperkuat langkah antisipasi bersama pemerintah kabupaten/kota.
Berdasarkan data BMKG, sebagian besar wilayah Lampung akan memasuki musim kemarau sejak Mei, dengan puncak pada Juli hingga September. Curah hujan yang diprediksi rendah, setiap kabupaten/kota harus mengantisipasi risiko kekeringan dari sekarang.
“Kehadiran saya dan wakil gubernur menandakan ini menjadi perhatian serius dalam menghadapi ini. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga produksi pangan dan kelangsungan hajat hidup orang banyak,” katanya.
Mirza menekankan bahwa Lampung merupakan salah satu sentra produksi pangan nasional, khususnya untuk komoditas padi, jagung, dan singkong.
Produksi tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga menyuplai wilayah lain di Indonesia.
“Bukan hanya kepada masyarakat Lampung, secara tidak langsung ini juga menjadi tanggung jawab kita terhadap masyarakat luar yang selama ini menikmati hasil panennya dari Lampung,” ujarnya.
Mirza mengambil contoh jika produksi jagung menurun, maka akan berdampak pada kenaikan harga pakan, yang kemudian memicu kenaikan harga ayam dan telur.
Ia menyebut dampak tersebut akan berpengaruh besar terhadap petani, stabilitas ekonomi, hingga pertumbuhan ekonomi Lampung yang selama ini bergantung pada sektor pertanian.
“Pertumbuhan ekonomi Lampung sangat ditopang oleh tiga komoditas utama. Jika produksi dan harga terganggu, maka pertumbuhan ekonomi juga akan ikut menurun,” tegas Mirza.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan bahwa El Nino Godzilla berpengaruh langsung terhadap ketahanan pangan, bukan hanya di Lampung, tetapi juga nasional.
Lampung sendiri berhasil meningkatkan produksi padi dari 2,73 juta ton GKG pada tahun 2024 menjadi 3,25 juta ton GKG pada tahun 2025.
“Ini capaian yang harus kita jaga, apalagi Lampung adalah salah satu lumbung pangan nasional,” ujar Jihan.
Jihan menyebut fenomena ini juga berpotensi berdampak pada sektor kesehatan dan lingkungan.
“Kita harus antisipasi masalah kesehatan yang mungkin terjadi seperti ISPA, berpotensi mengalami krisis air bersih, serta meningkatnya risiko karhutla,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kesiapan terpadu melalui penguatan sumber daya air, seperti optimalisasi pompa, sumur bor, embung, serta perbaikan jaringan irigasi.
Selain itu, sektor pertanian juga didorong untuk menerapkan pola tanam adaptif dan penggunaan benih tahan kekeringan.
“Kesiapsiagaan karhutla juga harus ditingkatkan melalui pemantauan hotspot, patroli rutin, serta respons cepat di wilayah rawan. Dalam kondisi tertentu, rekayasa cuaca juga perlu dipertimbangkan untuk menekan dampak kekeringan ekstrem,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong untuk melakukan percepatan masa tanam sebelum musim kemarau dan penguatan cadangan pangan.
“Langkah tindak lanjut harus segera dilakukan secara jelas, mulai dari penetapan status siaga di daerah rawan, koordinasi rutin antar OPD, hingga integrasi sistem peringatan dini berbasis data sampai ke tingkat daerah,” pungkasnya.(*)

Loading

Baca Juga:  Kelompok Tani Apresiasi Gubernur Mirza, Bed Dryer Percepat Pengeringan Gabah dan Jaga Kualitas Hasil Panen

Share :

Baca Juga

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Idul Adha 1447 Hijriah sebagai Sarana Memperkuat Keimanan, Keikhlasan dan Mempererat Solidaritas Sosial dalam Kehidupan Sehari-Hari

PEMPROV LAMPUNG

Sekdaprov Marindo Kurniawan Hadiri Pelantikan Pengurus JMSI Periode 2025–2030, Ajak Perkuat Integritas dan Kredibilitas Informasi

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dan Wagub Jihan Nurlela Ikuti Rakornas Pemerintah Pusat Dan Daerah Tahun 2026 Yang Diselenggarakan Kemendagri

PEMPROV LAMPUNG

Perkuat Akses Menuju Destinasi Wisata Unggulan, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Wagub Jihan Nurlela Tinjau Rencana Pelebaran Ruas Jalan R.E. Martadinata Bandar Lampung hingga Lempasing–Padang Cermin

PEMPROV LAMPUNG

Provinsi Lampung Raih Penghargaan Terbaik II Kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan dari Kementerian Dalam Negeri

PEMPROV LAMPUNG

Begawi Festival Jadi Momentum Perkuat Identitas Budaya dan Pembangunan Lampung, Gubernur Rahmat Mirzani: Kemajuan Lampung Harus Berakar pada Nilai-Nilai Adat

PEMPROV LAMPUNG

Sekdaprov Marindo Kurniawan Lantik dan Mengambil Sumpah Jabatan 4 Pejabat Administrator di Lingkungan Pemprov Lampung

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bersama Ketua Komisi III DPR RI Dr. Habiburokhman Hadiri Kuliah Umum dan Pelantikan Pengurus BEM U KBM Unila Periode 2026