Breaking News

Home / PEMPROV LAMPUNG

Thursday, 9 April 2026 - 13:08 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Realisasikan Perbaikan Ruas Jalan Kasui–Air Ringkih di Way Kanan, Percepat Waktu Tempuh dan Konektivitas Antarwilayah dari Muara Dua ke Bandar Lampung

WAY KANAN —- Penantian panjang masyarakat selama belasan tahun akhirnya mulai terjawab dengan dimulainya pembangunan ruas jalan Kasui–Air Ringkih di Kabupaten Way Kanan.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turun langsung meninjau ruas tersebut pada Rabu (8/4/2026).
Selama lebih dari satu dekade, warga harus bertahan dengan kondisi jalan rusak bahkan sebagian belum pernah tersentuh aspal.
Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun 2026 mulai merealisasikan perbaikan ruas tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Way Kanan.
Ruas Kasui–Air Ringkih sendiri memiliki panjang sekitar 26,295 kilometer dengan tingkat kemantapan jalan baru mencapai 45,03 persen.
Gubernur Mirza dalam arahannya menegaskan bahwa pembangunan jalan ini harus dilakukan dengan kualitas terbaik, mengingat besarnya harapan masyarakat yang telah menunggu lama.
“Kurang lebih 15 tahun jalan ini tidak diperbaiki. Masyarakat sudah sangat sabar, mereka menahan kondisi jalan rusak bertahun-tahun. Jadi saya minta pekerjaan ini dilakukan sebaik mungkin sesuai spesifikasi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar pekerjaan proyek, tetapi merupakan amanah yang membawa harapan masyarakat.
“Ini bukan hanya soal kontrak pekerjaan, tapi ini adalah wujud dari doa-doa masyarakat. Jangan sampai hasilnya mengecewakan,” tegasnya.
Gubernur Mirza juga mengingatkan pentingnya pengawasan dan pemeliharaan, terutama pada sistem drainase agar jalan yang dibangun dapat bertahan lama.
“Kalau dijaga dengan baik, jalan ini bisa bertahan hingga 20 tahun. Tapi harus dijaga bersama, terutama aliran airnya,” tambahnya.
Kepala Kampung Gunung Sari Malik Irsan menggambarkan secara mendalam bagaimana penantian panjang itu kini berbuah harapan.
Ia menyebut, bagi masyarakat Rebang Tangkas, pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan jawaban atas kebutuhan mendasar yang telah lama dirasakan namun belum terpenuhi.
“Ini bukan hanya soal jalan dibangun, tapi ini tentang harapan masyarakat yang akhirnya dijawab. Kami sudah menunggu ini berpuluh-puluh tahun, bahkan sudah menjadi cerita turun-temurun di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini kondisi jalan yang rusak tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga membatasi ruang gerak ekonomi dan aktivitas sehari-hari.
Ia menuturkan bahwa masyarakat kerap menghadapi risiko tinggi saat melintasi ruas tersebut, mulai dari keterlambatan distribusi hasil pertanian hingga kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi akibat kondisi jalan yang tidak memadai.
“Rebang Tangkas ini salah satu wilayah penghasil sawit di Way Kanan. Jadi jalan ini benar-benar menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Ketika jalan rusak, semua ikut terdampak, mulai dari petani, pedagang, sampai aktivitas sosial masyarakat,” jelasnya.
Malik berpendapat bahwa bagi masyarakat, kehadiran pemerintah menjadi bentuk perhatian nyata sekaligus memberikan keyakinan bahwa pembangunan ini akan berjalan sesuai harapan.
“Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan semua pihak terkait. Kami merasa diperhatikan, dan ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus bergerak maju,” tambahnya.
Ia berharap perubahan signifikan akan segera dirasakan, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Pembangunan ruas ini memiliki nilai strategis karena akan meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Jika tersambung hingga perbatasan Sumatera Selatan, ruas ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh hingga sekitar 1,5 jam dari Muara Dua menuju Bandar Lampung tanpa harus melalui Martapura.
Sebagai informasi, tahun ini Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 172 miliar untuk perbaikan jalan di Kabupaten Way Kanan, mencakup 7 paket kegiatan dari total 13 ruas jalan.
Khusus untuk ruas Kasui–Air Ringkih, dialokasikan anggaran sebesar Rp. 53,319 miliar untuk penanganan sepanjang 5,6 kilometer yang terbagi dalam dua segmen.
Selain peningkatan kualitas jalan, proyek ini juga mencakup pelebaran badan jalan dari sebelumnya 3,5 meter menjadi 6 meter, dengan tambahan bahu jalan masing-masing 1 meter di sisi kanan dan kiri sehingga total lebar mencapai 8 meter.
Metode konstruksi yang digunakan pun ditingkatkan dengan mengganti aspal (hotmix) menjadi rigid pavement untuk meningkatkan daya tahan jalan.(*)

Loading

Baca Juga:  Gubernur Mirza Tinjau Pasar Murah di Bandar Negeri Suoh, Warga Antusias Berburu Bahan Pokok

Share :

Baca Juga

PEMPROV LAMPUNG

Pemprov Lampung, Kementan dan PTPN I Lakukan Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Gubernur Mirza: Ini Langkah Nyata untuk Memastikan Manfaat Ekonomi tetap Berada di Lampung

PEMPROV LAMPUNG

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Hadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2026 di Kota Serang Banten, Tahun Depan Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas

PEMPROV LAMPUNG

Sekdaprov Marindo Kurniawan Didampingi Inspektur Bayana serta Jajaran OPD Simak Paparan Itjen Kemendagri terkait Hasil Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

PEMPROV LAMPUNG

Hasil Pertemuan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel: Ketersediaan BBM dan LPG di Lampung Aman dan Mencukupi Kebutuhan Masyarakat

PEMPROV LAMPUNG

Wagub Jihan Nurlela Pimpin Evaluasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dorong Penguatan Penanganan di Provinsi Lampung

PEMPROV LAMPUNG

Warga Transmigran di Tulang Bawang Ucapkan Syukur atas Perbaikan Ruas Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir: Terima Kasih Pak Gubernur Mirza dan Ibu Wagub Jihan Nurlela

PEMPROV LAMPUNG

Batin Wulan Ikuti Puncak HKG PKK Ke-54, Komitmen perkuat 10 Program Pokok PKK dan dukung asta cita presiden wujudkan Indonesia Emas 2045

PEMPROV LAMPUNG

Dorong Akses Menuju Destinasi Wisata dan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Percepat Perbaikan Jalan Padang Cermin–Teluk Kiluan dengan Menerapkan Skema Inpres Jalan Daerah