OGANILIR,- Sungguh malang nasib SDN 3 Rantau Panjang Kecamatan Rantau Panjang, karna kurang perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir untuk minta rehap pun tidak pernah direalisasikan hingga saat ini, walaupun setiap tahun mengusulkan minta rehap sedikitpun tidak di gubris oleh dinas pendidikan ogan ilir, akhirnya sekolah mengambil inisiatif rehap sedikit demi sedikit melalui Dana BOS.
Berori Kepala Sekolah SDN 3 Rantau Panjang saat diwawancara terkait gedung perpustakaan retak pelapon dan jendelah kaca hampir rontok mengatakan, hampir setiap tahun di usulkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir namun hingga saat ini belum ada realisasi dari Diknas.
Kami berharap gedung sekolah kami ini minta direhap supaya sekolah ini bagus enak untuk belajar dan mengajar, yqng jelas tidak hawatir.
Dan beberapa waktu yang lalu kami rehap pelapon kelas dengan menggunakan Dana Bos karna didepan ini jebol juga dengan anggaran dua juta termasuk upah tukang. Ya kami antisipasi dari pada jebol dan menimpa siswa siswi terpaksa kami gunakan dana bos karna mengharapkan dari diknas sampai detik ini gak terealisasi.
Sementara untuk pelapon yang jebol di belakang kami juga anggarkan untuk tahun 2026 dengan dana bos juga jangan sampai pelapon rontok termasuk jendela kaca yang hampir jatuh.
Tapi kami masih berharap kepada Pemerintah Daerah untuk langsung merehap total sekolah kami agar proses belajar mengajar bisa berlangsung baik dan kami juga tidak merasa was was terhadap bangunan ini.
Dan juga kami mengharapkan kepada pemerintah untuk mencarikan solusi jalan menuju sekolah kami ini, karna jalan yang kami gunakan puluhan tahun ini menggunakan tanah warga untuk menuju sekolah.”harapnya Berori Kepsek SDN 3 Rantau Panjang.”(YP)
![]()
















