EMPAT LAWANG – Sebuah mobil tronton bermuatan pakan ternak mengalami kerusakan teknis saat melintas di bawah rel kereta api, kawasan Pasar Tebing Tinggi, Empat Lawang, Senin (14/01), sekitar pukul 11.55 WIB.
Kendaraan tersebut diduga membawa muatan melebihi kapasitas atau overload, sehingga tersangkut pada besi pengaman rel Kereta Api. Akibatnya, mobil tronton tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan dan terpaksa berhenti di lokasi kejadian.
Truk dikemudikan oleh Leo Sanjaya (36), warga Kampung Batu 3, Panjang, Bandar Lampung. Kendaraan bernomor polisi BE 8540 ACU jenis tronton, diketahui mengangkut sekitar 30 ton pakan ternak, dengan rute pengiriman dari Bandar Lampung menuju Lubuk Linggau.
Menurut keterangan di lapangan, kerusakan terjadi pada bagian *gardan*, sehingga roda penggerak tidak dapat berfungsi dengan baik. Kondisi tersebut membuat truk tidak mampu bergerak dan harus berhenti tepat di bawah lintasan rel kereta api.
Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat terganggu. Sejumlah kendaraan yang melintas harus memperlambat laju untuk menghindari kemacetan dan mengantisipasi potensi bahaya di titik rawan tersebut. Bahkan, sebagian kendaraan harus putar arah, dibantu personil Satuan lalu lintas Polres Empat Lawang.
Hingga sore hari, kendaraan masih berada di lokasi, sambil menunggu proses evakuasi dan perbaikan lebih lanjut.
Kasat lantas Polres Empat Lawang, AKP Kukuh Fefriyanto, melalui Kanit Turjagwali, Edi membenarkan kejadian tersebut. “Kami sudah di lokasi kejadian, sembari mengatur arus lalu lintas supaya tidak terjadi kemacetan,” ungkap Edi.
Pihak terkait diharapkan segera melakukan langkah penanganan guna mencegah kemacetan berkepanjangan serta menghindari risiko kecelakaan, mengingat lokasi kejadian berada di area yang cukup vital dan rawan terhadap gangguan keselamatan lalu lintas.(rdh)
![]()
















